Diposkan pada Pengumuman

[INFO KSE]

img-20170131-wa0015

Halo selamat malam semua! kembali dibuka pendaftaran beasiswa Karya Salemba Empat (KSE). Beasiswa ini selain memberikan tunjangan finansial sebesar 600k/bln juga terdapat pelatihan-pelatihan softskills yang berguna untuk mengembangkan serta melatih kamu menjadi future leader yang hebat lhoooo.
Selain pelatihan dan dana beasiswa setiap bulannya, teman-teman juga akan terhubung dengan penerima beasiswa kse yang tersebar di nusantara dari Aceh hingga Papua.
.
.
Jadi, ayo persiapkan dirimu untuk menjadi The Next Penerima Beasiswa Karya Salemba Empat 2017/2018.

Dan ikuti terus media social Paguyuban KSE UNTIRTA untuk info terkini 😊

More information:
������LINE : @fuc6381j (use the ‘@’)
🐦Twitter: @KSE_Untirta
Instagram: @KSE_Untirta
Wordpress: www.paguyubankseuntirta.wordpress.com
And contact person by ✉email beswankse.untrita@gmail.com

Diposkan pada Kegiatan Paguyuban

“Gebyar Ambassador Kampung Profesi 2016” bersama BPJS Ketenagakerjaan

Cx3dUBDUoAEs3r3.jpg

SERANG ─ Karya Salemba Empat (KSE) menggelar aksi nyata bertajuk “Gebyar Ambassador Kampung Profesi 2016”. Kegiatan sosial yang diadakan oleh paguyuban KSE se-Nusantara ini dilaksanakan serentak di 29 kampung profesi, pada Sabtu (19/11/2016). Paguyuban KSE Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), merupakan salah satu yang menjadi penyelenggara kegiatan tersebut.

Paguyuban KSE Untirta memilih Kampung Karangantu – Serang sebagai lokasi kampung profesi. Lokasi tersebut dinilai cocok, sebab Karangantu dikenal sebagai kampung nelayan, di mana sebagian besar masyarakatnya bekerja sebagai nelayan. Alasan tersebut juga mengiringi rangkaian utama dari Kampung Profesi, yakni sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan.

Acara Kampung Profesi dibuka pada pukul 07.00 WIB., dengan beberapa sambutan yang diberikan, baik oleh Ketua RT setempat, maupun oleh Ketua Pelaksana dari Paguyuban KSE Untirta sendiri. Kemudian, acara dilanjutkan dengan senam bersama para peserta yang datang.

Setelah senam bersama, para peserta disilakan untuk menukar kupon dengan snack serta menikmati fasilitas cek kesehatan secara gratis di meja yang telah disediakan oleh panitia.

Kemudian, acara dilanjutkan dengan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan yang diberikan oleh Ambassador BPJS-TK Untirta serta dari pihak BPJS Kota Serang, ditambah dengan sesi tanya jawab. Beberapa peserta turut berpartisipasi dalam sesi tersebut. Mereka bertanya lebih dalam lagi tentang cara-cara pendaftaran serta syarat-syarat yang dibutuhkan untuk mendaftar BPJS Ketenagakerjaan.

Usai sosialisasi, antusias warga semakin bertambah karena adanya pembagian door prize dan juga grand prize yang terdiri dari berbagai macam hadiah, dari mulai sembako sampai alat-alat elektronik dan kebutuhan rumah tangga.

Acara Kampung Profesi ditutup dengan doa dan foto bersama. Barulah setelah itu, para panitia dari Paguyuban KSE Untirta melakukan Gerakan Pungut Sampah (GPS) di wilayah sekitar. Kegiatan tersebut selesai sampai dengan pukul 11.00 WIB.

Diposkan pada Kegiatan Paguyuban

Pelatihan Bouquet Bunga Hijab Paguyuban KSE UNTIRTA

Assalamualaikum Wr. Wb.

Salam Sejahtera,

Pada tanggal 12 November 2016 tepatnya hari sabtu pukul 09.00 bertempat di sekretariat paguyuban KSE Untirta. Kegiatan ini dihadiri oleh beswan penerima beasiswa KSE 2015/2016 dan 2016/2017. Kegiatan ini diawali dengan kerja bakti sekretariat paguyuban KSE Untirta. Bahan dan alat untuk kegiatan pelatihan bouquet bunga hijab disiapkan oleh paguyuban KSE Untirta, beswan penerima beasiswa KSE cukup membawa hijab segiempat sebanyak dua buah.

Dalam kegiatan ini, pertama-tama seluruh beswan penerima beasiswa kse bersama-sama membersihkan sekretariat paguyuban KSE Untirta. Kemudian, beswan penerima beasiswa KSE diajarkan cara membuat bouquet bunga hijab yang dipimpin oleh ka ayu anandya selaku ketua umum paguyuban KSE Untirta. Beswan penerima beasiswa KSE dibagi dalam tiga kelompok besar, untuk bekerjasama dalam membuat bouquet bunga hijab. Pelatihan bouquet bunga hijab ini bukan semata-mata mengisi kekosongan jadwal, akan tetapi dengan pelatihan bouquet bunga hijab ini dapat dijadikan sebagai project sumber dana usaha paguyuban KSE Untirta. Selain itu, dalam kegiatan ini juga dijelaskan mengenai keuntungan dan fungsi bouquet bunga hijab. Kegiatan ini juga diselingi dengan sholat dan makan bersama.

Berikut tutorial membuat bouquet bunga hijab paguyuban KSE Untirta

Alat dan bahan:

  1. Hijab segiempat 2 buah atau 1 buah (warna dan motif sesuai selera)
  2. Kawat
  3. Plastik bening
  4. Pita
  5. Karet gelang
  6. Gunting
  7. Sedotan
  8. Isolasi

Langkah membuat:

  1. Lebarkan hijab segi empat, Buat kelopak bunga disetiap pojok hijab.
  2. Rekatkan kelopak yang sudah dibentuk menggunakan karet gelang
  3. Satukan kelopak bunga yang telah dibentuk menjadi satu kesatuan yang direkatkan dengan kawat
  4. Tancapkan satuan kelopak bunga ke Sedotan
  5. Potong Sedotan jika terlalu panjang (sesuai selera)
  6. Hijab yang tercecer (tidak terbentuk kelopak) direkatkan ke tangkai Sedotan dengan isolasi.
  7. Tambahkan kertas krep sebagai bungkus tangkai dan kelopak bunga
  8. Bungkus kertas krep dengan plastik bening sehingga tidak mudah rusak
  9. Lilitkan pita pada bouquet untuk mempercantik tampilan
  10. Selesai….

Diakhir kegiatan, dilakukan sesi foto hasil bouquet bunga hijab. Hasil bouquet bunga hijab masing-masing dibawa oleh beswan penerima beasiswa KSE yang mengikuti praktek bouquet bunga hijab. Berikut lampiran dokumentasi foto dalam kegiatan.

1485659018006
hasil pelatihan bouquet bunga hijab paguyuban KSE Untirta

Demikian sharing dari kegiatan paguyuban KSE Untirta.

Salam suKSEs

Sharing.Networking.Developing

Diposkan pada Kegiatan Paguyuban

KSE Teaching

Assalamualaikum Wr. Wb.

Salam Sejahtera,

 

Mudah-mudahan kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT.

 

Divisi P3M (Pendidikan Pengembangan dan Pengabdian kepada Masyarakat) KSE UNTIRTA memiliki program kerja dengan nama program “KSE Teaching” program ini akan ditetapkan sebagai program kerja jangka panjang untuk para penerima beasiswa KSE UNTIRTA.

 

KSE Teaching akan dilaksanakan secara rutin selama 2 minggu sekali dengan tema atau bahasan yang berbeda disetiap pertemuan, serta jalannya diskusi akan dimoderatori secara bergantian disetiap pertemuan oleh masing-masing penerima beasiswa KSE.

 

Program kerja tersebut telah dilaksanakan untuk pertama kalinya pada tanggal 13 Januari 2017 pukul 16:00 – 17:45 bertempat di Gedung D Kampus A Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Jalan Raya Jakarta KM 4) Pakupatan – Serang – Banten. Pertemuan pertama ini, sekaligus penutup diwaktu libur Semester Ganjil 2016/2017, akan kembali mengadakan KSE Teaching pada hari Jumat tanggal 24 Februari 2017.

 

Tema pada pertemuan KSE Teaching pertama yaitu “Bela Negara”.

Bela negara adalah sikap dan perilaku warganegara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara (UU No.3 tahun 2002).

Sebagaimana dinyatakan dalam pasal 27 ayat 3 UUD 1945, bahwa usaha bela negara merupakan hak dan kewajiban setiap warganegara. Hal ini menunjukka adanya asas demokrasi dalm pembelaan negara yang mencakup dua arti. Pertama, bahwa setiap warga negara turut serta dalam menentukan kebijakan tentang pembelaan negara melalui lembaga-lembaga perwakilan sesuai dengan UUD 1945 dan perundang-undangan yang berlaku. Kedua, bahwa setiap warganegara harus turut serta dalam setiap usaha pembelaan negara, sesuai dengan kemampuan dan profesinya masing-masing.

Dalam UUD 1945 pasal 27 ayat 3 menyatakan bahwa setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. Artinya setiap warga negara memiliki wewenang menggunakan hak selaku warga negara dalam membela negara. Tidak ada hak untuk orang lain atau kelompok lain melarangnya. Demikian juga setiap warga negara wajib membela negaranya jika negara dalam keadaan bahaya.

Bela Negara adalah tekad, sikap dan tindakan warga Negara yang teratur, menyeluruh, terpadu dan berlanjut yang dilandasi oleh kecintaan pada tanah air, kesadaran berbangsa dan bemegara Indonesia, keyakinan akan kesaktian Pancasila sebagai ideologi Negara, kerelaan untuk berkorban guna meniadakan setiap ancaman baik dari luar maupun dari dalam negeri yang membahayakan kemerdekaan dan kedaulatan Negara, kesatuan dan persatuan bangsa, keutuhan wilayah dan yurisdiksi nasional, serta nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 (Basrie, 1998: 8).

Bela Negara merupakan sikap setiap individu dengan semangat kejuangan pantang menyerah dalam jiwa Sapta Marga, dilandasi keimanan dan ketaqwaan, berniat tekad bulat tanpa pamrih dan berani rela berkorban melaksanakan bela Negara dengan didasari sikap profesionalitas dan integritasnya untuk bersama-sama mencapai tujuan Negara yang aman dengan landasan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 demi kejayaan Negara (Yulianto, 2013:365).

Dalam upaya bela Negara yang merupakan hak dan kewajiban setiap warga Negara, implementasinya dapat ditekmpuh melalui:

  1. Lingkungan Pendidikan (Jalur Pendidikan Formal)

Melalui Pendidikan Penduluan Bela Negara (PPBN). PPBN merupakan proses mempersenjatai rakyat secara psikis/dengan ideology pancasila, kecintaan dengan tanah air, kerelaan berkorban untuk bangsa, Negara serta kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga Negara yang bertanggung jawab.

Pendidikan Pendahuluan Bela Negara diselenggarakan guna memasyarakatkan upaya bela Negara serta menegakkan hak dan kewajiban warga Negara dalam upaya bela Negara.PPBN sebagaimana dimaksudkan diatas wajib diikuti oleh setiap warga Negara dan dilaksanakan secara bertahap yaitu:

  1. Tahap awal pada pendidikan tingkat dasar sampai dengan menengahj dan pendidikan luar sekolah termasuk kepramukaan.
  2. Tahap lanjutan dalam bentuk Pendidikan Kewarganegaraan pada tingkat pendidikan tinggi.

Secara khusus sasaran yang dicapai adalah membentuk peserta didik agar sadar akan perannya sebagai tunas bangsa dan kader bangsa dimasa mendatang, mengenal dan mencintai tanah air, rela membela kehormatan martabat bangsa dan Negara, memiliki watak dan sikap kejuangan dan kesatria.

  1. Lingkungan Pekerjaan

Sasaran yang dicapai dalam membentuk karyawan yang selalu mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa, memiliki motivasi kerja yang tinggi, memiliki disiplin dan produktifitas yang tinggi pula sesuai dengan profesinya masing-masing.

  1. Lingkungan Pemukiman

Sasaran yang akan dicapai adalah membentuk masyarakat yang dapat memahami nilai-nilai perjuangan bangsa. Mencintai tanah air dan rela berkorban serta mempunyai kemampuan awal bela Negara, memiliki persatuan dan kesatuan, bangsa yang diwujudkan dalam kehidupan secara gotong royong, sehat, tertib dan aman, bersih, pelestarian lingkungan disetiap pemukiman.

Dari keseluruhan implementasi diatas diharapkan :

  1. Memiliki kemampuan awal bela negara :

Secara psikis:

Memiliki sifat-sifat: disiplin, ulet, kerja keras, taati peraturan perundang-undangan, tahan uji untuk mencapai tujuan nasional.

Secar fisik:

Kondisi kesehatan, keterampilan jasmani untuk mendukung kemampuan awal bela Negara.

  1. Memiliki kerelaan berkorban untuk Negara dan Bangsa

Dalam perwujudannya adalah:

  1. Rela mengorbankan waktu, tenaga, pikiran, dan harta benda untuk kepentingan umum.
  2. Siap mengorbankan jiwa raga bagi kepentingan bangsa dan Negara.

 

Demikian pembahasan materi pertemuan pertama KSE Teaching. Mudah-mudahan kita semua bisa mengimplementasikan tidak hanya dibibir saja mudah berbicara, tetapi ditunjukkan dengan langkah konkrit kita sebagai mahasiswa.

Terima kasih

 

Salam Sejahtera,

Wassalam Wr. Wb.

 

Kepala Divisi P3M KSE UNTIRTA

Isti Qomah